VISI

  • MENJADIKAN RUMAH SAKIT PENDIDIKAN YANG ISLAMI, MODERN DAN BERKELAS DUNIA TAHUN 2020

 

MISI

  • Menyelenggarakan Good Corporate Governance dan Good Clinickal Governance Rumah Sakit dan Mengikuti perkembangan Iptekdok terkini
  • Meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup manusia secara akuntable
  • Melaksanakan pelayanan, pendidikan dan penelitian kesehatan islami paripurna dan berkualitas
  • Mempersiapakan dan meningkatkan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya untuk mencapai rumah sakit berkelas dunia
  • Meningkatkan kesejahteraan karyawan

 

Keyakinan Dasar

  • Bekerja sebagai Ibadah kepada Allah SWT
  • Hubungan berbasis kepercayaan
  • Prakarsa
  • Kerja Tim
  • Fokus ke Customer
  • Profesionalisme

 

Nilai Dasar

  • Kejujuran
  • Integritas
  • Kebersihan
  • Penghargaan atas martabat manusia
  • Keterbukaan pikitan
  • Keikhlasan

Profil Rumah Sakit Haji Jakarta

Rumah Sakit Haji Jakarta merupakan salah satu dari empat Rumah Sakit Haji di Indonesia setelah Rumah Sakit Haji Medan, Rumah Sakit Haji Ujung Pandang, Rumah Sakit Haji Surabaya. Keempat Rumah Sakit Haji ini dibangun sebagai wujud dari gagasan di lingkungan masyarakat, khususnya para Hujjaj/Persaudaraan haji untuk mendirikan suatu "Monumen" untuk mengenang tragedi terowongan Al - Muaisin Mina yang menelan lebih dari 600 jemaah Haji indonesia pada tahun 1990/1410 H.

Penandatanganan Prasasti Pendirian Rumah Sakit Haji dilakukan oleh Bapak Presiden Soeharto di Jakarta pada 28 Februari 1992 sebagai kelanjutan Surat Keputusan Bersama tiga Menteri (Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama dan Menteri Kesehatan) tentang pembentukan Panitia Pembangunan Rumah Sakit Haji Jakarta di empat Embarkasi.

Tanggal 1 Oktober 1993 dimulai dari proses pembangunan Rumah Sakit Haji jakarta yang ditandai dengan dilakukannya pengeboran pertama pondasi "Bored File" dan penekanan tombol bersama oleh Menteri Agama (Dr. H. Tarmizi Taher) dan gubernur DKI jakarta (Soerjadi Soedirja).

Pembangunan Rumah Sakit Haji Jakarta diselenggarakan oleh sebuah panitia daerah sesuai SK Gubernur DKI jakarta nomor 645 tahun 1993. Rumah Sakit yang dibangun dengan standar C+ berlokasi bersebelahan dengan Asrama Haji Jakarta pondok gede Jalan Raya Pondok Gede No. 4 Jakarta Timur diatas lahan seluas 1 ha dengan luas bagunan 14.000 m2 ini terdiri dari 6 (enam) lantai, diresmikan penggunaannya oleh Bapak Presiden Soeharto pada tanggal 12 november 1994. Pembangunan monumen bersejarah ini meghabiskan dana kurang lebih Rp. 23,9 milyar.

 

Sertifikasi

 

 

Sejarah Rumah Sakit Haji Jakarta

Rumah Sakit Haji Jakarta merupakan salah satu dari empat Rumah Sakit Haji di Indonesia setelah Rumah Sakit Haji Medan, Rumah Sakit Haji Ujung Pandang, Rumah Sakit Haji Surabaya. Keempat Rumah Sakit Haji ini dibangun sebagai wujud dari gagasan di lingkungan masyarakat, khususnya para Hujjaj/Persaudaraan haji untuk mendirikan suatu "Monumen" untuk mengenang tragedi terowongan Al - Muaisin Mina yang menelan lebih dari 600 jemaah Haji indonesia pada tahun 1990/1410 H.

Penandatanganan Prasasti Pendirian Rumah Sakit Haji dilakukan oleh Bapak Presiden Soeharto di Jakarta pada 28 Februari 1992 sebagai kelanjutan Surat Keputusan Bersama tiga Menteri (Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama dan Menteri Kesehatan) tentang pembentukan Panitia Pembangunan Rumah Sakit Haji Jakarta di empat Embarkasi.

Tanggal 1 Oktober 1993 dimulai dari proses pembangunan Rumah Sakit Haji jakarta yang ditandai dengan dilakukannya pengeboran pertama pondasi "Bored File" dan penekanan tombol bersama oleh Menteri Agama (Dr. H. Tarmizi Taher) dan gubernur DKI jakarta (Soerjadi Soedirja).

Pembangunan Rumah Sakit Haji Jakarta diselenggarakan oleh sebuah panitia daerah sesuai SK Gubernur DKI jakarta nomor 645 tahun 1993. Rumah Sakit yang dibangun dengan standar C+ berlokasi bersebelahan dengan Asrama Haji Jakarta pondok gede Jalan Raya Pondok Gede No. 4 Jakarta Timur diatas lahan seluas 1 ha dengan luas bagunan 14.000 m2 ini terdiri dari 6 (enam) lantai, diresmikan penggunaannya oleh Bapak Presiden Soeharto pada tanggal 12 november 1994. Pembangunan monumen bersejarah ini meghabiskan dana kurang lebih Rp. 23,9 milyar.

Asuransi

Berikut ini rekanan asuransi dan penjamin kesehatan yang berkerjasama dengan Rumah Sakit Haji Jakarta

View the embedded image gallery online at:
http://www.rshaji-jakarta.com/tentang-kami#sigProId2eff53a671

Hubungi Kami

  • Jl. Raya Pondok Gede no. 4, Jakarta Timur. 13560
  • Informasi 021 8000 693 - 695. Ext 5157
  • UGD 021 8087 6060
  • Humas 021 8000 694 - 695. Ext 5057, 5062
  • info@rshaji-jakarta.com

Find us

© 2017 Rumah Sakit Haji Jakarta. created inisial dotcom